Ternyata, sudah tujuh tahun berlalu
sejak gempa Jogja di hari Sabtu pagi tanggal 27 Mei 2006 silam. Dan di pagi
ini, ingin sedikit berbagi kenangan dahulu itu. Dikala banyak orang yang
kemudian mencibir kerja-kerja kami, di saat banyak orang mungkin hanya bisa
sekedar komen atas pemberitaan di media.
Senin, 27 Mei 2013
Kamis, 23 Mei 2013
Kampungku Oh Kampungku
Pekan ini jadwal jadi ojek buat ibunda
tercinta. Maklum, ortu tidak bisa naik motor, jadi kalo pergi-pergi jauh,
alhasil yang ngangkut (aduh, bahasanya) ya para anaknya. Kali ini kejatah
menemani ke beberapa kondangan dan ke taklim. Nah, karena lumayan lama di
perjalanan, bunda nyoba buka pembicaraan.
“Nak, itu lho si P sudah hamil 7 bulan
lho…”
Whaaat? Apa sih, tiba-tiba ngomongin
itu. Hehe, sebentar. Perlu diberikan prolog cerita dulu.
****
Rabu, 15 Mei 2013
Merindumu
Merindumu
dalam wajah merona
meski di usia senja
tanpa banyak kata
tanpa banyak cela
tanpa banyak amarah membara
Merindumu
dalam sebening diam
meski kutahu ada beban terpendam
Merindumu
seulas senyum tulus
atau bahkan tertawa renyah
Merindumu
wahai jiwa penyabar
wahai hati yang lapang
wahai kasih tanpa pamrih
dalam wajah merona
meski di usia senja
tanpa banyak kata
tanpa banyak cela
tanpa banyak amarah membara
Merindumu
dalam sebening diam
meski kutahu ada beban terpendam
Merindumu
seulas senyum tulus
atau bahkan tertawa renyah
Merindumu
wahai jiwa penyabar
wahai hati yang lapang
wahai kasih tanpa pamrih
Minggu, 12 Mei 2013
Nasyid Ghurobaa
Nasyid Ghuroba yang dilantunkan oleh Perdana Menteri Palestina, Ismail Haniyah di Jalur Gaza.
Rasulullah ~Sholallahu 'alaihi wassalam~ bersabda:
"Sesungguhnya Islam berawal dari keterasingan dan akan kembali pada
keterasingan sebagaimana awalnya, maka bergembiralah bagi orang-orang yg
terasing." [HR Muslim, Ibnu Majah, Ahmad]
...
Dalam riwayat lainnya, Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam kemudian ditanya:
"Siapa mereka wahai Rasulullah?" Jawab beliau: "Yaitu yang melakukan perbaikan ketika manusia rusak."
***
Kamis, 02 Mei 2013
sepertinya malam ini
harus lebih banyak denganMu
(harusnya memang begitu)
bersandar
bercengkrama
tentang apa yang terjadi
tentang mimpi yang terkembang
tentang harapan sekitar
***
mohon maaf pembaca sekalian, sedang stress nih, hehe
ditambah dengan sariawan 4 titik yang bikin tak minat makan
esok jadwal padat, dan bingung mana yang harus ditunda dan diotak-atik
hemm, semua minta jatah, dan penting juga
lihat saja besok, apa yang saya putuskan :)
harus lebih banyak denganMu
(harusnya memang begitu)
bersandar
bercengkrama
tentang apa yang terjadi
tentang mimpi yang terkembang
tentang harapan sekitar
***
mohon maaf pembaca sekalian, sedang stress nih, hehe
ditambah dengan sariawan 4 titik yang bikin tak minat makan
esok jadwal padat, dan bingung mana yang harus ditunda dan diotak-atik
hemm, semua minta jatah, dan penting juga
lihat saja besok, apa yang saya putuskan :)
Fatamorganakah?
Terkadang
hidup itu begitu alun
menyenangkan
nyaman
sering pula
gelap
sesak
dan membingungkan
berikanlah sejenak
waktu untuk mengeja
untuk sekedar bernafas
semadya berikhtiar
dan menjernihkan pikiran
masa depan itu melambai
benarkah ia takdirku?
benarkah ia ridha-Mu?
meski sekitar mendukung
untuk pencapaian itu
sangat berharap
mendapatkan kesempatan itu
benarkah ia pilihan?
bukan sekadar nafsu?
ahh, entahlah
memang semestinya
konsultasi itu pada Sang Ahli
Rabb semesta
Resep: Obat Sakit Galau
“Dan
sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu,
dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang-orang yang sabar. (AL BAQARAH: ayat 155)
Apakah
kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (ujian) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga
berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya
pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (AL BAQARAH: ayat 214)
Langganan:
Postingan (Atom)


